Hadiri Erau 2026, Putra Mahkota Kerajaan Gowa Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya
TULISANPERS.ID // KUTAI KARTANEGARA === Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam bin Andi Kumala Idjo Karaengta Lembang Parang Sultan Malikussaid II Batara Gowa III, menghadiri pembukaan Festival Erau Adat 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/26).
Erau 2026 mengusung tema “Raja Menjamu Rakyatnya.” Tema tersebut menggambarkan kedekatan antara kesultanan dan masyarakat.

Dalam penyelenggaraannya, berbagai ritual adat yang sarat nilai sejarah dan filosofis berpadu dengan keterlibatan masyarakat dalam suasana perayaan yang khidmat.
Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam, mengapresiasi atas terlaksananya festival tahunan yang dilaksanakan atas kerja sama antara pemerintah dan Kesultanan Kutai Kartanegara.
Andi Imam menilai kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan kesultanan merupakan hal yang mesti dilakukan. Hal ini sebagai bentuk sinergi untuk melestarikan warisan budaya, mendukung pariwisata daerah, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Kegiatan ini merupakan suatu hal baik yang dapat dicontoh oleh pemerintahan di daerah lain. Kolaborasi antara pemerintah dan kesultanan yang dapat menjadikan kegiatan ini menjadi salah satu festival yang dapat mengundang wisatawan, serta dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.” ujar Andi Imam.
Lebih lanjut, putra sulung Raja Gowa ke-38 itu menegaskan, hubungan yang harmonis dan saling menghargai antara Pemerintah dan Kesultanan merupakan kunci penting dalam menjaga stabilitas politik, kelestarian budaya, dan persatuan nasional.
“Dari festival Erau 2026 ini, kita dapat melihat sikap saling menghargai antara pemerintah dan kesultanan. Semoga di daerah lain dapat terjadi hal serupa, yang memberikan ruang seluas-luasnya kepada kerajaan atau kesultanan di nusantara untuk melaksanakan berbagai kegiatan adat.” Pungkasnya.








