Hardi Resmi Nahkodai PLN UP3 Makassar, Dirangkai Silaturahmi dengan Awak Media
TULISANPERS.ID // MAKASSAR [SULSEL] === Pergantian pimpinan di lingkungan PLN UP3 Makassar Selatan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang lebih terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan media.
Manager PLN UP3 Makassar Selatan yang baru, Hardi, menginisiasi pertemuan silaturahmi dengan jajaran DPP AJUN di Zatara Coffee dan Eatery, Jumat (4/9/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan diri dan mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah persoalan kelistrikan yang tengah menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya terkait pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.
DPP AJUN dalam pertemuan itu diwakili Wahyu Satrya, Ketua DPD AJUN Kabupaten Gowa Haeruddin Dg Nyonri, Herwin Lira, Ian Dg Sanre, Ino Dg Sitaba, dan Ipa. Serta Pimpinan Media Zona Sulsel Ibrahim, dan pimpinan media Tulisanpers.id Zain Dg Se’re.
Sementara dari pihak PLN UP3 Makassar Selatan turut hadir Muh. Ramli dari bagian konstruksi.

Dalam suasana penuh keakraban, Hardi turut menceritakan perjalanan tugasnya selama berkarier di lingkungan PLN.
Menurutnya, Makassar memiliki tempat khusus dalam perjalanan profesionalnya. Pasalnya, kota ini menjadi lokasi pertama dirinya mengawali karier sebagai karyawan PLN.
“Sebelum kembali ke Makassar, saya telah berpindah tugas dari Kendari, Bone, Toli-Toli hingga Gorontalo. Makassar merupakan rumah kedua bagi saya. Di kota inilah saya pertama kali bekerja sebagai karyawan PLN hingga akhirnya dipercaya menjadi Manager PLN UP3 Makassar Selatan,” ujar Hardi.
Penempatan tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi Hardi untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawabnya dalam memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat di wilayah kerja PLN UP3 Makassar Selatan.
Pemadaman Bergilir Jadi Perhatian
Dalam pertemuan itu, pembahasan kemudian bergeser pada kondisi sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, terutama pemadaman listrik bergilir yang dirasakan masyarakat di sejumlah daerah.
Hardi menjelaskan, kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh menurunnya debit air yang berdampak terhadap kemampuan pembangkit dalam menghasilkan energi listrik.
Menurutnya, pemadaman bergilir dilakukan sebagai langkah sementara untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Hardi menyebut kondisi pemadaman bergilir tersebut direncanakan berlangsung hingga Sabtu, 5 September 2026.
“Kami terus mengupayakan agar kondisi ini dapat segera teratasi, bahkan kalau memungkinkan selesai sebelum waktu yang telah ditentukan, sehingga masyarakat dapat kembali menikmati pasokan listrik secara normal,” jelasnya.
Debit Air Turun, Produksi Listrik Ikut Terpengaruh
Penjelasan serupa disampaikan Muh. Ramli dari bagian konstruksi PLN UP3 Makassar Selatan.
Ia menerangkan bahwa penurunan volume debit air turut memengaruhi kemampuan pembangkit dalam menghasilkan energi listrik.
“Ketika volume debit air menurun, tenaga listrik yang dihasilkan juga ikut menurun. Kurang lebih 40 persen tenaga listrik bergantung pada volume air,” jelas Muh. Ramli.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Selatan.
PLN dan Media Didorong Perkuat Sinergi

Di penghujung pertemuan, Muh. Ramli berharap silaturahmi antara PLN UP3 Makassar Selatan dan DPP AJUN dapat menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi serta kolaborasi yang lebih erat.
Menurutnya, hubungan yang baik antara PLN dan insan media penting untuk memastikan informasi terkait pelayanan kelistrikan dapat disampaikan kepada masyarakat secara tepat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Semoga pertemuan ini dapat membangun silaturahmi yang baik dan menciptakan kolaborasi yang bersinergi antara media dan PLN UP3 Makassar Selatan,” tuturnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. DPP AJUN, Media Zona Sulsel dan media Tulisanpers.id menyambut positif komunikasi yang dibangun oleh jajaran PLN UP3 Makassar Selatan.
Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan informal, tetapi dapat berkembang menjadi komunikasi kelembagaan yang konstruktif, khususnya dalam mengawal pelayanan publik dan menyampaikan informasi kelistrikan kepada masyarakat secara objektif.








