Jembatan Garuda Dusun Jatia Hampir Rampung, Akses Ekonomi Warga Salajangki Segera Terbuka
TULISANPERS.ID // GOWA [Sulsel] === Personel gabungan TNI yang terdiri dari Yonzipur, Zibang, Yon Tp, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat kembali memacu pengerjaan lanjutan pembangunan Jembatan Beton Garuda Tahap VI. Kerja bakti skala besar ini dipusatkan di lokasi Sungai Jatia, Dusun Jatia, Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sabtu (10/10/2026).
Berkat kemanunggalan dan semangat gotong royong yang kuat di lapangan, progres fisik pembangunan infrastruktur penyeberangan vital ini kini telah mencapai 92 persen. Pembangunan lanjutan jembatan beton ini dilaksanakan guna membuka isolasi jalan dan memperlancar arus transportasi masyarakat antarwilayah yang berada di sekitar kawasan aliran Sungai Jatia.
Kehadiran infrastruktur penyeberangan yang kokoh ini sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan anak-anak sekolah, serta meningkatkan roda perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Salajangki secara berkelanjutan.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos., menyatakan harapannya agar pengerjaan fisik jembatan tersebut dapat terus dipercepat hingga mencapai 100 persen tanpa mengesampingkan mutu serta keamanan konstruksi. Beliau menegaskan bahwa seluruh personel lapangan diinstruksikan untuk memaksimalkan sisa waktu pengerjaan agar sarana transportasi umum ini dapat segera diresmikan dan dirasakan manfaatnya secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI ini pun disambut dengan antusiasme tinggi serta respon amat positif dari para warga setempat. Masyarakat mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian serta kerja keras para prajurit TNI dan unsur Pemkab Gowa. Warga berharap jembatan baru ini kelak menjadi penopang utama mobilitas harian mereka yang jauh lebih aman, nyaman, dan efisien dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.







