Tulisanpers.id // Gowa [Sulsel] == Dalam rangka kesiapan menghadapi Tantangan Non-Konvensional Kodim 1409/Gowa hari ini menggelar Latihan Teknis dan Taktis Blok Operasi Gerilya (Opsgeri) dan Ketahanan Pangan (Hanpangan) Terpadu Tahun Anggaran 2025. Bertempat di Aula Makodim 1409/Gowa, Rabu, (16/7/2025).

latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi medan tempur non-konvensional serta memastikan kesiapan logistik pangan dalam situasi darurat.

Latihan yang dipimpin langsung oleh Mayor Arh Muhammad Yuliansyah, S.A.P., (Kasdim 1409/Gowa) ini menekankan pentingnya semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab dari seluruh peserta. “Gunakan kesempatan ini untuk belajar, mengasah kemampuan, serta membangun rasa kebersamaan,” ujar Mayor Arh Muhammad Yuliansyah dalam sambutannya.

Dalam pembekalan materi latihan teknis dan taktis blok Opsgeri dan Hanpangan disampaikan oleh Lettu Inf Iqbal (Pasi Ops Kodim 1409/Gowa). Dalam paparannya, Lettu Iqbal menjelaskan dua fokus utama latihan ini untuk Meningkatkan kemampuan taktis personel dalam medan tempur yang bersifat non-konvensional di wilayah geografis sulit. Ini mencakup strategi adaptif dan taktik khusus yang diperlukan dalam perang gerilya.

Serta Memastikan kesiapan logistik pangan untuk mendukung operasi jangka panjang, terutama dalam kondisi isolasi atau konflik berkepanjangan. Aspek ini krusial untuk menjaga keberlanjutan operasi di lapangan.

Dalam skenario terpadu, latihan ini mensimulasikan operasi penyerangan sambil mempertahankan logistik secara mandiri. Selain itu, pengembangan prototipe unit pangan bergerak (mobile pangan unit) yang dapat mendukung dapur lapangan dan sistem pertanian darurat menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan dalam latihan ini.

Dengan latihan terpadu Opsgeri dan Ketahanan Pangan ini, Kodim 1409/Gowa menegaskan komitmennya untuk selalu siap menghadapi berbagai tantangan, memastikan kesiapan personel dan logistik dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.