Tulisanpers.id // Gowa [Sulsel] == Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Inf Heri Kuswanto, S.I.P., bersama sejumlah personelnya menghadiri kegiatan Pencerahan Qalbu Jum’at Mengaji yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syech Yusuf, Sungguminasa. Jumat pagi (08/08/2025).
Acara ini merupakan bagian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Gowa yang bertujuan untuk membumikan bacaan Al-Qur’an di kalangan ASN dan masyarakat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ustadz Prof. Dr. Muhammad Shuhufi, M.Ag. dan dihadiri oleh Bupati Gowa Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M., jajaran pimpinan SKPD, para camat, ASN, serta 10 personel perwakilan dari Kodim 1409/Gowa.
Dalam sambutannya, Bupati Gowa menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Mengaji ini merupakan bagian dari upaya membangun keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah kesibukan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80.
“Meskipun kita tengah disibukkan dengan berbagai rangkaian kegiatan menyambut HUT RI, alhamdulillah kita masih dapat meluangkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui bacaan Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Gowa,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi partisipasi aktif para ASN, PPPK, dan BUMD yang telah menunjukkan semangat gotong royong melalui zakat dan infak ke Baznas Kabupaten Gowa sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Prof. Dr. Muhammad Shuhufi menekankan pentingnya mengaji secara berjamaah, karena selain mempererat kebersamaan, juga memiliki nilai spiritual yang lebih tinggi dibandingkan mengaji sendiri.
“Hari ini kita semua berada dalam satu frekuensi. Inilah kekuatan berjamaah. Kita menciptakan suasana yang selaras, tidak hanya fisik tapi juga emosional dan spiritual,” ujar beliau.
Kegiatan ini menjadi momentum yang menguatkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam membangun spiritualitas masyarakat. Diharapkan ke depan, kegiatan seperti ini terus digalakkan untuk membentuk karakter ASN dan masyarakat yang religius, berintegritas, dan berjiwa kebangsaan.







